Eiiiits, kesana kemana?
Nikah? Wkk jangan salah.
Sejujurnya semenjak lulus kuliah (setahun lalu), aku merasa bahwa aku baru belajar agama. Entah itu dari ikut kajian atau dari diskusi online.
Dulu waktu kuliah, hidupku berkutat pada tugas, praktikum, ngelab, organisasi, rapat, acara, ini itu.
Nah sekarang karena nganggur bangeeeeeet, jadi punya waktu luber2 buat belajar agama.
Saya gatau ya, saya tuh ikut golongan yg mana. Maunya sih gamau ikut golongan mana2, tapi makin kesini kok jadi makin bingung.
Ada golongan S yg feels like they are the 1 on 73. Artinya mereka adalah golongan AlFirqotun najiyah yg sudah dijanjikan masuk surga. Tp di satu sisi saya juga kurang sreg dengan cara mereka meremehkan golongan lain, bisa jadi kan itu bisikan iblis? Bukankah iblis awalnya juga taat, cerdas, dan kece hingga terdapat kesombongan dalam dirinya yg mengakibatkan dia ga bisa masuk surga dan kekal di neraka?
Nah, sejujurnya saya bener2 banyak belajar ketika Ustadz S memberikan ceramah, cuma ketika mereka memandang rendah golongan lain, koo saya sakit hati ya?
Bukankah ukhuwah islamiyah itu ada?
Kenapa mereka menafikan itu?
Ada kaidah "ambil baiknya, buang buruknya"
Yang saya takutkan, ketika saya menggunakan prinsip itu, saya malah keblinger karena saya gabisa bedakan mana baik dan mana buruk.
Saya bingung Ya Allah.
I need Your Help 😥


